Kabupaten Mamasa – Selama kurang lebih 5 bulan, perawatan dan pemeliharaan bibit kopi arabika Sigarar Utang dilakukan secara organik oleh tim yang berpengalaman di bidangnya. Pemupukan, pengairan, pemindahan bibit dari area pendadaran ke polybag juga dilakukan secara manual. Hal ini bertujuan agar bibit yang nantinya ditanam adalah benar-benar bibit yang berkualitas baik.

Sebagai tindak lanjut atas perawatan dan pemeliharaan bibit kopi arabika Sigarar Utang, PT Bejana Kasih Sempurna melalui La Mamasa meluncurkan Program “Kopi La Mamasa Untuk Dunia”. Program ini merupakan sarana pembagian bibit kopi arabika Sigarar Utang secara gratis kepada para kelompok tani di Kabupaten Mamasa.

Melalui Program ”Kopi La Mamasa Untuk Dunia”, pada hari Jumat, 04 Desember 2020, bibit kopi arabika Sigarar Utang yang siap tanam tersebut dibagikan secara gratis oleh PT Bejana Kasih Sempurna kepada beberapa kelompok tani di Mamasa. Ada 65.000 bibit kopi arabika Sigarar Utang yang dibagikan gratis ke 135 KK yang meliputi kelompok tani Sasena Padang, kelompok tani Buangin, kelompok tani Paladan, dan kelompok tani Pasang.

Program “Kopi La Mamasa Untuk Dunia” dijalankan dari hulu ke hilir. Dimulai dari hulu meliputi pembibitan kopi arabika Sigarar Utang yang telah bersertifikasi, penanaman bibit melalui “Contract Farming” dengan petani, dan hilirnya adalah proses pasca panen, dimana seluruh hasil panen akan dibeli kembali oleh PT Bejana Kasih Sempurna dengan harga di atas rata-rata panen.

Pemberian bibit kopi arabika Sigarar Utang secara gratis kepada para kelompok tani, diharapkan dapat membuka peluang bertumbuhnya petani di Mamasa dan sekitarnya. Selama masa “Contract Farming” berlangsung, petani akan mendapat pendampingan dari PT Bejana Kasih Sempurna. Bahkan, kebutuhan pupuk organik juga telah disediakan. Selain itu, setiap 3 (tiga) bulan sekali akan ada penyuluhan khusus yang diberikan sebagai edukasi untuk menambah pengetahuan para petani dalam mengelola lahan perkebunan.

Saat panen, buah kopi yang akan dibeli kembali oleh PT Bejana Kasih Sempurna adalah yang masih berupa cherry bean. Selanjutnya, proses pasca panen kopi arabika Sigarar Utang akan diteruskan oleh PT Bejana Kasih Sempurna melalui 14 proses, yaitu cherry bean, physical sorting, mass sorting, weighing, pupling, mass sorting, fermenting, washing, drying, hulling, sortex, manual sorting, packing, dan storage. Kemudian, kopi yang siap beredar ke masyarakat akan dikemas dengan merek La Mamasa. Kopi La Mamasa akan dipasarkan oleh PT Bejana Kasih Sempurna, ke dalam maupun luar negeri.

Program pemberian bibit kopi gratis ke petani oleh PT Bejana Kasih Sempurna ini, diharapkan dapat diberlakukan ke daerah-daerah lain di seluruh Indonesia untuk kemajuan industri kopi tanah air yang berorientasi eksport. Sukses selalu La Mamasa! Berdikari selalu PT Bejana Kasih Sempurna! Mari bersama mendukung Program “Kopi La Mamasa Untuk Dunia”. La Mamasa adalah kita semua.

(Sumber : Rujukannews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *